Minggu, 29 Desember 2013

Konflik Organisasi & Perubahan dan Perkembangan Organisasi

1 Konflik Organisasi
  - Pengertian
Konflik Organisasi adalah Pertentangan yang terjadi didalam maupun diluar organisasi, pertentangan dapat terjadi baik antara anggota organisasi tersebut maupun pertentangan organisasi dengan pihak luar



  - Jenis & Sumber Konflik
Sumber Konflik dapat berasal dari dalam maupun luar organisasi tersebut
Sumber dari dalam :
1. Perbedaan Pendapat
 Dalam suatu Organisasi wajar bila hal ini sering terjadi, perbedaan pendapat karena beberapa orang mempunyai pemikiran dan jalan masing-masing untuk mencapai tujuan dari organisasi tersebut.

2. Perbedaan Kepentingan
 Organisasi merupakan sebuah tempat untuk berkumpul dan mencapai tujuan bersama, namun juga tidak mungkin jika anggota lain mempunyai kepentingan lain dalam organisasi itu, bahkan ada kemnungkinan kepentingan tersebut tidak sesuai dengan tujuan organisasi tersebut.

3. Perbedaan Latar Belakang dan Karakter
 Sifat-sifat yang berbeda menyebabkan perbedaan karakteristik dan Pendapat yang berbeda, bahkan dapat menyebabkan hancurnya organisasi karena setiap individu merasa lebih baik dari yang lain.

Sumber dari luar :
1. Faktor orang / Kelompok lain
 Pihak luar dapat mempengaruhi bagaimana organisasi itu bekerja karena beberapa alasan seperti ingin menjatuhkan organisasi tersebut

2. Pengaruh nilai-nilai dalam masyarakat
 Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai ama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat

  - Strategi Penyelesaian Konflik
Ada beberapa cara untuk menyelesaikan konflik, diantaranya :
1. Musyawarah
 Dengan cara ini anggota organisasi dapat saling bertukar pendapat dan secara bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada

2. Memberikan Motivasi terhadap anggota
 Dalam hal ini motivasi sangatlah penting diberikan supaya seluruh anggota tidak kehilangan keinginan untuk mencapai tujuan bersama.

3. Jangan mudah terpengaruh isu
 Bahkan isu sekecil apapun dapat menyebabkan konflik yang besar, maka dari itu kepercayaan merupakan modal utama untuk mencapai tujuan bersama.

4. Kebersamaan adalah yang terpenting
 Kembali lagi kepada fungsi organisasi yaitu untuk mencapai tujuan secara bersama-sama, oleh karena itu ikatan yang kuat artar anggota dapat mengatasi berbagai permasalahan yang ada.

2 Perubahan & Perkembangan Organisasi
  - Faktor-faktor Perubahan
1. Tujuan & Fungsi
 Apabila tujuan suatu organisasi berubah, maka secara otomatis organisai pun akan mengalami perubahan, organisasi akan mengubah fungsinya demi mencapai tujuan tertentu.

2. Berubahnya nilai-nilai mdalam masyatakat
 Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya,Nilai-nilai dalam masyarakat dapat mempengaruhi bagaimana organisasi itu bekerja, termasuk bagaimana cara organisasi mencapai tujuan tertentu.
  - Proses Perubahan
Perubahan Terencana
  Upaya-upaya perubahan yang bersifat proaktif dan secara sengaja dilakukan organisasi (procative and purposeful change).

Perubahan ridak terencana
  Jenis-jenis perubahan yang tidak dapat diantisipasi oleh organisasi. contoh : perubahan penafsiran simbol-simbol dan pemaknaan dalam organisasi

  - Ciri-ciri Pengembangan Organisasi
-Berubahnya Tujuan Organisasi
  Tujuan dapat berubah seiring dengan Kepentingan Organisasi tersebut

-Berubahnya Fungsi dan cara kerja Organisasi
  Secara oromatis berubah apabila tujuan organisasi agar mengikuti jalur yang akan dicapai

-Berubahnya Struktur organisasi
  Struktur Organisasi pun berubah seiring dengan tujuan yaitu diberikannnya posisi-posisi tertentu
kepada orang yang lebih kompeten

  - Metode Pengembangan Organisasi
1. Metode Pengembangan Perilaku
Metode pengembangan perilaku atau Behavioral Development Methode merupakan metode yang berusaha menyelidiki secara mendalam tentang proses perilaku kelompok

dan individu.
  a). Jaringan Manajerial
      Jaringan Manajerial atau kisi manajerial (manajerial grid) adalah suatu metode pengembangan organisasi yang didasarkan jaringan manajerial.
  b). Latihan Kepekaan
      Latihan Kepekaan (sensitivity training) merupakan latihan dalam kelompok
  c). Pembentukan Tim
      Pembentukan Tim (team building) merupakan salah satu metode pengembangan organisasi dengan mengembangkan perilaku kelompok melalui suatu teknik intervensi

yang disebut pembentukan tim (team building).
  d). Umpan Balik Survai
      Umpan Balik Survai (survay feedback) adalah suatu metode yang berusaha mengumpulkan data-data dari para anggota organisasi. Data itu meliputi data-data

yang berhubungan dengan tingkah laku, sikap, serta berbagai perasaan lain yang ada pada diri setiap anggota organisasi.
2. Metode Pengembangan Keterampilan dan Sikap
    Metode ini merupakan suatu program latihan yang dilaksanakan secara terus-menerus dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap para

anggota organisasi. Oleh karena itu yang dimaksud dengan latihan atau training adalah suatu proses pengembangan kecakapan, pengetahuan, ketrampilan, keahlian, dan

sikap tingkah laku dari para anggota organisasi. Program latihan dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya ialah latihan di tempat kerja, latihan instruksi

kerja, latihan di luar tempat pekerjaan, dan latihan di tempat kerja tiruan.
sumber : http://www.ut.ac.id/html/suplemen/luht4327/perubahan_organisasi/metode%20pengembangan%20organisasi.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar